Tiap Tetes Berharga

Mazmur 15:5 Yang tidak meminjamkan uangnya dengan makan riba dan tidak menerima suap melawan orang yang tak bersalah. Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 6; Matius 6; 2 Raja-Raja 3-4

Peristiwa ini terjadi beberapa tahun yang lalu di Hong Kong. Saat itu di setiap penjuru kota di Hong Kong dipenuhi dengan poster-poster bergambar setetes air yang memercik ke sebuah kolam. Di setiap poster yang ada menampilkan kata-kata yang berbunyi, “Hong Kong Menentang Korupsi”. Pesan itu sangat jelas, karena masyarakat Hong Kong tidak mau mengalami kesusahan akibat adanya tindakan korupsi itu. Tidak adanya integritas maupun ketidakjujuran dapat menyebar ke seluruh penjuru kota dan dapat mempengaruhi satu orang setiap waktu. Untuk itulah mereka menentang setiap tindakan yang dapat merugikan masyarakat.

Memang mudah untuk berkompromi dengan hal-hal kecil yang tampaknya tidak membawa pengaruh besar di tengah masyarakat. Kita sering berpikir, “Mengapa saya tidak seperti yang lain, mengubah fakta, merekayasa laporan keuangan, atau mengerjakan proyek pribadi pada jam kerja seperti yang dilakukan orang lain? Mungkin kita berkata, “Saya hanya sebagian kecil dari mereka, bagaikan setetes air di dalam ember!” Tepat! Namun, setiap tetes akan sangat menentukan isi ember itu pada akhirnya.

Dalam Mazmur 15:1 Daud bertanya, “Tuhan, siapa yang boleh menumpang dalam kemah-Mu?” Jawabannya terdapat dalam ayat 2 dan 5, yang menggambarkan seseorang yang terhormat, yang memiliki hubungan akrab dengan Allah. Perhatikan bagaimana orang tersebut berperilaku, bekerja dan berkata-kata: tidak bercela, adil dan benar (ayat 2). Camkanlah bahwa orang yang berintegritas tidak akan menyebarkan fitnah atau menerima suap (ayat 3,5). Seperti keteguhan orang itu: “Siapa yang berlaku demikian, tidak akan goyah selama-lamanya” (ayat 5).

Apakah artinya bagi keluarga Anda, lingkungan Anda, bahkan kota Anda, bila Anda hidup dengan integritas yang sesuai dengan pimpinan Allah? Mari kita melakukannya! Tiap tetes berharga.

Sesungguhnya setiap karya Anda mungkin bagaikan setetes air tapi tetesan air itulah yang akan mewarnai dunia ini dengan kebenaran.

Jawaban.com

Previous
Next Post »