Thursday, February 26, 2009

Posted by Peak Posted on 5:30 PM | No comments

Kompas Kehidupan

Amsal 23:18 Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 58; Markus 2; Imamat 26-27

Pernahkan Anda melakukan kesalahan yang fatal di dalam hidup Anda? Sepertinya tidak ada satu kuasa pun yang sanggup mengeluarkan Anda dari sana. Lalu bagaimana dengan tujuan Ilahi yang telah Tuhan tetapkan dalam hidup Anda? Apakah hal itu masih dapat Anda wujudkan?

Pertanyaan-pertanyaan seperti ini pernah terlintas dalam pikiran saya. Karena jujur, saya pernah kuatir bagaimana jika karena kebodohan saya, tujuan Ilahi itu gagal dalam hidup saya? Lalu kemudian Tuhan memberikan gambaran yang begitu jelas kepada saya. Hidup itu bagaikan kapal yang berlayar di lautan lepas. Satu-satunya indikasi yang bisa menunjukkan arah yang tepat bagi kapal itu adalah kompas.

Sepanjang perjalanannya, kapal itu akan melalui banyak badai yang terdahsyat sekalipun, dan di saat itu kapal tersebut bisa saja menyimpang jauh dari arah tujuannya semula. Tapi kompas akan selalu menunjukkan arah dengan tepat dan mengembalikan kapal ke tujuannya semula. Demikian juga dengan hidup kita. Kita bisa saja dalam kebodohan kedagingan kita mengambil pilihan yang salah dan jatuh dalam dosa yang terkelam, tapi ketika kita berbalik kepada Tuhan sebagai kompas kehidupan, IA akan kembali menuntun hidup kita ke arah yang tepat dan tujuan Ilahi itu akan tetap tergenapi.

Saya sama sekali tidak menyarankan Anda untuk bebas berbuat dosa dan mengambil keputusan yang salah, karena toh kapan pun kita ingin kembali, tangan Tuhan akan senantiasa terulur bagi kita. Yang ingin saya tekankan saat ini adalah sejauh apapun Anda tersesat saat ini, sedalam apa pun Anda terjebak dalam dosa-dosa kedagingan Anda, tujuan Ilahi itu tetap tersedia bagi Anda. Pilihan ada di tangan Anda saat ini, apakah Anda akan kembali dan mempercayakan hidup Anda sepenuhnya kepada Yesus, Sang kompas kehidupan atau menjadi orang yang terhilang untuk selama-lamanya.

Hidup Anda sangat berarti di mata Tuhan. Tanpa Anda, ada sebuah tempat di hati Tuhan yang kosong dan menantikan kehadiran Anda di sana. Tak sedetikpun Tuhan berhenti untuk mengasihi Anda. Hatinya selalu tersedia bagi Anda. Jangan sia-siakan hidup Anda! Jangan pernah menyerah untuk selalu kembali kepada-Nya!

Tuhan tak pernah menyerah untuk terus mengasihi Anda. Bagaimana dengan Anda?

Jawaban.com

Categories:

0 comments:

Post a Comment